Polda Kepri Tangkap 2 Pelaku Pengiriman TKI Ilegal

LayarBerita, Batam – Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kepri berhasil menangkap 2 orang yang diduga sebagai pelaku yang terlibat pengiriman Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal. Kedua pelaku berperan sebagai sebagai nahkodal kapal, dan satunya sebagai pengurus pengiriman TKI ilegal ke Malaysia.

Dalam hal ini, Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum (Wadirreskrimum) Polda Kepri, AKBP Ari Darmanto, dan Kasubdit IV Ditreskrimum Polda Kepri, Kompol Dhani Catra Nugraha memberikan penjelasan terkait penggalan pengiriman TKI ilegal ke Malaysia, di Mapolda Kepri, Selasa (6/8/2019).

Pengungkapan ini bermula pada Minggu (4/8/2019), Subdit IV Ditreskrimum Polda Kepri memperoleh informasi dari masyarakat, bahwa di Kampung Teluk Mata Ikan, Sambau, Nongsa, Kota Batam, akan ada terjadinya dugaan tindak pidana pengiriman TKI ilegal.

Pada saat itu dijelaskannya ditemukan bahwa adanya 21 korban TKI ilegal yang sedang menunggu keberangkatan ke Malaysia, beserta adanya dua pelaku yang mengurus proses keberangkatan ke Malaysia. “Kedua orang ini sebagai nakhoda kapal serta pengurus para TKI ilegal tersebut,” tutur AKBP Ari Darmanto.

Kedua tersangka ini yakni LFH alias Ferry pria kelahiran Jambi, 28 Pebruari 1982 dan beralamat di Kampung Teluk Mata Ikan, Nongsa, Kota Batam. Kemudian Rahmat alias Dayat pria kelahiran Batam, 7 Maret 1993 yang beralamat di Nongsa Pantai, Kota Batam.

“Modusnya tersangka ini melakukan pengurusan serta proses keberangkatan TKI ilegal dengan menerima bayaran uang paling sedikit sejumlah Rp1,7 juta-2,5 juta tanpa melalui perusahaan penyalur TKI yang resmi, serta tidak dilengkapi dokumen persayaratan sebagai TKI yang resmi,” tutup Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum. [tribrata]

Komentar
Loading...