Peringati Hari HAM, Mahasiswa Kecam Donald Trump

LayarSatu, Lhokseumawe –  Sejumlah mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) sejumlah universitas, menggelar aksi pawai obor, Senin malam (11/12/2017). Aksi yang dilakukan seputara Kota Lhokseumawe itu dilakukan untuk memperingati Hari HAM.  Pada aksi tersebut, mahasiswa membawa poster kecaman terhadap Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Pantauan layarberita.com, para mahasiswa mulai berkumpul sekira pukul 20.00 WIB, di halaman Mesjid Islamic Centre Lhokseumawe.  Dilokasi tampak telah hadir sejumlah petugas kepolisian untuk menjaga kelancaran lalu lintas dan menjaga hal lainnya.

Para mahasiswa melakukan Longmarch yang dimulai dari halaman Masjid Islamic Centre sampai lokasi bekas KP3 dan kembali lagi ke halaman mesjid.

Ketua BEM Fakultas Hukum Unimal, Razjis Fadli kepada wartawan mengatakan, dalam aksi peringatan hari HAM, pihaknya mengecam dan mengutuk Presiden Amerika Serikat Donald Trump.  Dimana telah membuat pengakuan sepihak pihak, terkait Yerussalem sebagai Ibukota Israel.

“Kami juga mengecam pelanggaran HAM yang terjadi di Palestina.  Sejumlah kekerasan terhadap Islam terus saja terjadi dan sangat merajalela. Sangat banyak umat muslim ditindas, dianiaya dan dibunuh oleh mereka,” tegasnya.

Mengingat inilah, para mahasiswa meminta Presiden Indonesia Joko Widodo, untuk terus mendukung umat islam. Serta tidak jangan hanya diam saat melihat kondisi umat Islam ditindas. Jika memang memungkinkan, pemerintah melakukan pemutusan hubungan dengan Amerika Serikat.

“Kami berharap seluruh umat muslim yang ada di dunia, khususnya Indonesia.  Agar terus memperjuangkan dan membantu negara Islam. Terutama Yerussalem, jangan sampai dikuasai oleh negara Israel,” ucapnya.

Aksi tersebut, turut dihadiri perwakilan dari BEM Akademi Kesehatan, Suara Mahasiswa Untuk Rakyar (SMUR) dan juga Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Aceh. [red]

Komentar
Loading...