Polisi Tetapkan 2 PNS DKPP Jadi Tersangka Bantuan Ternak Rp14,5 M

LayarSatu, Lhokseumawe – Penyidik Unit Tipikor Satuan Reserse Kriminal Polres Lhokseumawe menetapkan 2 PNS  Dinas Kelautan, Pertanian dan Perikanan (DKPP) Lhokseumawe, menjadi tersangka kasus korupsi pengadaan bantuan ternak.  Sebelumnya kedua PNS tersebut diperiksa sebagai saksi penyaluran bantuan ternak senilai Rp14,5 miliar dari APBK Lhokseumawe tahun 2014.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Hendri Budiman, melalui Kasat Reskrim AKP Budi Nasuha mengatakan, peningkatan status tersangka tersebut ditetapkan setelah dilakukan serangkaian penyidikan, yakni dengan melakukan pemeriksaan sejumlah saks, penyitaan dokumen dan meminta keterangan ahli.

“Sebelumnya juga telah dilakukan gelar perkara, serta audit kerugian negara oleh BPKP Perwakilan Aceh,”ujar AKP Budi Nasuha, Jumat siang (15/12/2017).

Dari penyidikan tersebut, maka penyidik menyimpulkan dan menetapkan dua PNS tersebut menjadi tersangka.  Keduanya, yakni  DH ( 47) merupakan PPTK dan IM (43) merupakan PPK di dinas tersebut.

Informasinya, berdasarkan audit BPKP Perwakilan Aceh, terdapat kerugian negara dalam pengadaan tersebut sebesar Rp8,1 miliar lebih.  Selanjutnya, keduanya akan dilayangkan panggilan sebagai tersangka pada Senin (18/12/2017) besok.  Selain itu, penyidik telah melakukan pemeriksaan sekitar 500 saksi terkait bantuan ternak tersebut, termasuk kelompok penerima. [agi]

Komentar
Loading...