Bulan Juni 2019, Kota Lhokseumawe Alami Inflasi 0,30 Persen

LayarSatu, Lhokseumawe – Berdasarkan hasil pemantauan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Lhokseumawe, terlihat perkembangan harga berbagai komoditas pada bulan Juni 2019, umumnya menunjukkan adanya peningkatan. Terutama pada item kelompok Bahan Makanan yang mengalami peningkatan yang signifikan.

Dampaknya Kota Lhokseumawe mengalami inflasi sebesar 0,30 persen, atau terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 131,81 pada bulan Mei 2019 menjadi 132,21 pada bulan Juni 2019.

Menurut keterangan melalui rilis BPS Lhokseumawe, Inflasi yang terjadi di Kota Lhokseumawe disebabkan adanya peningkatan harga yang ditunjukkan oleh kenaikan indeks pada 6 (enam) kelompok pengeluaran yaitu pada kelompok Bahan Makanan sebesar 0,73 persen; kelompok Kesehatan sebesar 0,47 persen; kelompok Sandang sebesar 0,32 persen; kelompok Makanan Jadi, Rokok dan Tembakau sebesar 0,18 persen; kelompok Perumahan, Air, Listrik, Gas & Bahan Bakar sebesar 0,02 persen; dan kelompok Transpor, komunikasi dan Jasa Keuangan sebesar 0,02 persen.

Sementara untuk kelompok Pendidikan, Rekreasi dan Olahraga tidak mengalami perubahan indeks. Adapun komoditas utama yang memberikan sumbangan terbesar terjadinya inflasi selama bulan Juni 2019 adalah: cabai merah, cumi-cumi, daging ayam ras, cabe hijau, tongkol/ambu-ambu, dan beberapa komoditas lainnya.

Sedangkan beberapa komoditas yang menahan laju inflasi adalah udang basah, bawang putih, kembung, pisang, bandeng, dan beberapa komoditas lainnya.

Laju Inflasi tahun kalender (Juni 2019 terhadap Desember 2018) untuk Kota Lhokseumawe adalah 0,80 persen, Kota Banda Aceh 1,67 persen, Meulaboh 3,44 persen, dan Nasional 2,05 persen. Sedangkan Inflasi “year on year” (Juni 2019 terhadap Juni 2018) untuk Kota Lhokseumawe sebesar 1,97 persen, Kota Banda Aceh 2,77 persen, Meulaboh 4,38 persen, dan Nasional 3,28 persen. [rel]

- Advertisement -

Komentar
Loading...