PLN Putuskan Sekitar 500 Sambungan Pelanggan Pemakaian Ilegal

LayarSatu, Lhokseumawe – Dalam delapan bulan terakhir, PLN Rayon Lhokseumawe telah melakukan pemutusan sambungan terhadap 500 lebih pelanggan.  Kondisi ini dilakukan karena pihak PLN menemukan pelanggan yang melakukan pemakaian listrik secara ilegal.

“Jumlah ini mulai Januari hingga Agustus 2018.  Untuk bulan Agustus 2018,  sebanyak 59 pelanggan diputuskan,”terang Manajer PLN Rayon Lhokseumawe, Mukhtar Juned.

Adapun pelanggan yang dilakukan pemutusan tersebut tersebar di semua wilayah kerja rayon PLN Kota Lhokseumawe, yakni 7 kecamatan.  Sementara jumlah pelanggan PLN untuk wilayah kerja rayon kota mencapai sekitar 53 ribu pelanggan.

“Selain pemutusan karena pemakaian illegal, pihaknya juga melakukan pemutusan bagi pelanggan yang menunggak pembayaran rekening.  PLN akan memberikan surat peringatan kepada pelanggan sejak dari tunggakan bulan pertama.  Tetapi jika telah tiga bulan, tim akan langsung melakukan pemutusan,” ucap MJ panggilan akrab manajer rayon kota.

Ditanya apakah pemakaian ilegal hanya dijumpai untuk pelanggan rumah atau ada pelanggan lain.  Muhktar Juned mengatakan juga kalau ada lokasi kantor pemerintah maupun swasta.  “Intinya kita tidak pandang bulu terkait pemakaian ilegal.  Jadi siapapun yang kita ketahui telah melakukan pemakaian illegal, maka resiko akan diputuskan,”tegasnya. [red]

- Advertisement -

Komentar
Loading...