Polisi Usut Teror Bom di Rumah Pimpinan KPK

LayarSatu, Jakarta  – Terkait teror bom yang terjadi di kediaman Pimpinan KPK, Polri melakukan pemeriksaan terhadap enam orang saksi, termasuk Bapak Laode M. Syarif. Saksi yang diperiksa adalah orang-orang yang diduga mengetahui peristiwa itu.

“Ya, semua yang tahu (peristiwanya), kami periksa,” terang Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Raden Prabowo Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Kamis (10/1/2019) yang melalui tribratanews.

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya, penyidik juga telah mengamankan CCTV dari lokasi dan kini sedang melakukan analisa.

Seperti diketahui, ditemukan benda yang diduga bom sekitar pukul 05.30 WIB di rumah Bapak Agus Rahardjo, di Perum Graha Indah, Jatimekar, Jatiasih, Kota Bekasi. Selain itu, juga ditemukan pipa paralon dan detonator serta semen putih di lokasi tersebut. Kemudian teror bom juga terjadi di rumah Wakil Ketua KPK Laode M. Syarif.

Wakil Ketua Komisi III, Erma Suryani Ranik menyebut teror bom itu sebagai aksi yang disengaja karena dinilai terstruktur dan sistematis. Kepolisian langsung menyelidiki keterkaitan teror di rumah pimpinan KPK ini.

Hal senada disampaikan anggota Komisi III DPR, Masinton Pasaribu yang juga meminta polisi mengusut tuntas dan mengungkap teror ini.

“Ini aksi teror terencana karena dilakukan bersamaan di tempat yang berbeda. Teror ini sama-sama ditujukan ke rumah pimpinan KPK, Saudara Agus Rahardjo dan Laode Syarif,” jelas anggota Komisi III DPR ini. [tribrata]

- Advertisement -

Komentar
Loading...