Pelaksanaan Shalat Ied di Mesjid Raya Baiturrahman Terapkan Protokol Kesehatan yang Ketat

LayarSatu, Banda Aceh — Pelaksanaan Shalat Idul Fitri di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh akan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Bagi masyarakat yang tidak memakai masker dan tidak mematuhi protokol kesehatan lainnya, maka tidak diperkenankan untuk masuk ke dalam lokasi mesjid.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Syariat Islam Aceh, Alidar, usai memimpin rapat persiapan pelaksanaan shalat Idul Fitri 1442 Hijriah, di Banda Aceh, Senin, (10/5/2021).

Sambung Alidar, nanti pihaknya akan menyebarkan handsanitizer dan tempat cuci tangan di sejumlah sudut lokasi Mesjid Raya Baiturrahman.  Pengecekan suhu juga akan dilakukan oleh petugas di setiap pintu masuk.

“Kami akan melakukan sosialisasi terlebih dahulu, baik melalui media cetak, online maupun radio,” ujar Alidar.

Lanjut Alidar, dirinya mengimbau masyarakat di seputaran Banda Aceh dan Aceh Besar untuk melaksanakan shalat ied di masjid dan meunasah di gampongnya masing-masing. Sehingga tidak terjadi penumpukan dan pengumpulan massa yang begitu banyak di Mesjid Raya Baiturrahman.

Sementara itu, Alidar juga menjelaskan protokol  pelaksanaan takbir di Banda Aceh. Takbir jelang hari raya akan dilaksanakan di 25 masjid dengan melaksanakan protokol kesehatan yang ketat. Peserta takbir di dalam masjid diperkenankan sebanyak 20 orang saja.

“Tidak ada pelaksanaan takbir keliling di jalan raya seperti tahun-tahun sebelumnya, takbir hanya di masjid saja,” ucap Alidar. [rel]

- Advertisement -

Komentar
Loading...