Tragis, Anak Berkebutuhan Khusus Ini Akhirnya Tewas dengan Racun Tikus

LayarSatu, Lhokseumawe – Sungguh memilukan setelah kita mengetahui, bahwa sosok mayat yang ditemukan di sekitar lokasi pembuangan sampah di Desa Lagang, Sawang Aceh Utara, ternyata lelaki yang hidup dengan kebutuhan khusus.  Sejak bayi korban memang tidak hidup bersama orang tua kandungnya.

Mirisnya, anak yang hidup dengan berkebutuhan khusus tersebut hidup bersama orang tua angkatnya sejak usia masih 3 tahun.  Namun saat usianya sudah mulai beranjak dewasa, dirinya yang hidup tidak normal, harus meninggal dunia dibunuh oleh orang tua angkatnya.

Tragisnya lagi, korban yang sejak sekolah dasar hingga tingkat SLTA belajar disekolah luar biasa, ‘dihabisi’ dengan racun tikus yang dilakukan oleh orang suruhan ayah angkatnya tersebut.  Bahkan sebelum dihabisi, korban tidak diberikan minum oleh orang tuanya, agar nantinya korban kehausan.

Dari keterangan Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe, AKP Indra Trinugraha Herlambang, korban meninggal karena minum air teh yang telah dicampur racun tikus, oleh SR yang merupakan orang suruhan ZL yang tidak lain ayah angkat korban yang sudah hisup bersama korban selama 26 tahun.

“Motif pembunuhannya, tersangka (ayah angkat, red) mulai kesal dengan korban. Sejak sebulan terakhir, korban dinilai menunjukkan sikap yang membuat dirinya kesal.  Sehingga terlintas untuk memidahkan korban ke panti asuhan.  Namun setelah bertemu dengan SR, niat awal berubah dan akhirnya dibuat rencana untuk melakukan pembunuhan,”papar Kasat Reskrim dalam konferensi pers, Rabu (13/3/2019) di mapolres setempat. [red]

- Advertisement -

Komentar
Loading...