Perekrutan Teroris JI Punya Pola Lebih Tertutup

LayarSatu, Jakarta Pola atau sistem perekrutan yang dilakukan oleh kelompok teroris Jamaah Islamiyah (JI), berbeda dengan kelompok Jamaah Ansarut Daulah (JAD). Kelompok JI tidak terang-terangan dalam merekrut anggotanya atau lebih diam-diam ketimbang kelompok JAD.

Hal tersebut disampaikan oleh Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen. Pol. Dedi Prasetyo. Hal ini diketahui bahwa pasukan yang diinginkan JI bukan secara kuantitas melainkan secara kualitas. Sebab kualitas pasukan yang paling dibutuhkan untuk memperkuat kelompok itu.

“Kelompok JI justru tidak mengeksploitasi diri seperti JAD. Dia lebih soft, lebih silent. Cuma kelompok-kelompok yang direkrut sama dia itu cukup efektif dalam rangka penguatan organisasi mereka,” terang Karo Penmas, Selasa (16/7/2019).

Selain itu, kelompok JI memiliki media sendiri untuk melakukan propaganda dalam menyebarkan paham yang dianut mereka.  “Mereka punya media sendiri. Ada beberapa media tidak terdaftar di Dewan Pers, itu digunakan untuk propaganda dan menyebarkan narasi-narasi,” ungkap Dedi. [tribrata]

- Advertisement -

Komentar
Loading...