Kadis Perindagkop Aceh Utara dan Seorang PNS Lhokseumawe Ditangkap Nyabu

Layarsatu, Lhokseumawe – Berita ditangkapnya Kepala Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Kabupaten Aceh Utara saat mengkonsumsi narkotika jenis sabu-sabu akhirnya terkuak.  Setelah dalam dua hari ini beredar isu penangkapan oleh polisi terhadap pejabat tersebut.

 

Bahkan isu ditangkapnya Drs F (57), Kadis Perindagkop dan UKM ini beredar di sosial media serta sejumlah media massa.  Perihal penangkapan tersebut juga sebelumnya dibenarkan oleh pihak Polres Lhokseumawe.  Namun kejelasan dimana dan dengan siapa belum diketahui pasti. 

 

Ternyata, Drs F yang merupakan warga  Uteuen Bayi, Lhokseumawe ini ditangkap saat nyabu bersama seorang pria berinisial M (44) yang juga berprofesi sebagai PNS di jajaran Pemko Lhokseumawe.  Keduanya ditangkap di rumah M di desa yang sama dengan Drs F.

 

Menurut Kapolres Lhokseumawe, AKBP Ari Lasta Irawan, melalui Kasat Narkoba, IPTU Zeska Julian, pihaknya menangkap kedua pria tersebut pada Senin (16/4/2018) sekira pukul 19.00 Wib.  Penangkapan dilakukan dari informasi masyarakat yang mencurigai kalau di rumah tersebut sering digunakan sebagai tempat memakai narkotika jenis sabu.

 

“Info warga, selama ini ada beberapa pria yang di curigai sering mempergunakan narkotika jenis sabu. Setelah menerima informasi, kita langsung menurunkan personel melakukan penyelidikan.  Saat kita geregek, kita mendapati 2 pria di sebuah kamar dengan menemukan sejumlah barang bukti,”ungkap Iptu Zeska.

 

Di lokasi polisi menemukan barang bukti,  seperangkat alat isap sabu dari botol plastik, 1 buah kaca pirek yang berisikan narkotika jenis sabu. Selain itu juga ditemukan 1 lembar plastik transparan berles merah, 1 buah mancis, 2 buah sumbu yang terbuat dari timah rokok, 1 buah alat pembersihkan pirek, 1 buah pipet plastik runcing serta 1 buah peniti. 

 

“Barang bukti ditemukan di lantai kamar depan tempat kedua tersangka duduk.  Jadi keduanya diduga kuat menggunakan Narkotika.  Kini kedua tersangka dan barang bukti sudah kita amankan untuk pemeriksaan lebih lanjut,”ujarnya. [red]

 

- Advertisement -

Komentar
Loading...