Berniat Pulang ke Rumah, Remaja Putri Ini Malah Dicabuli Sopir Mopen

LayarSatu, Aceh Utara –  Seorang sopir angkutan mobil penumpang berbadan sedang, berinisial LRK (32) asal Kota Langsa, Aceh, ditangkap Satuan Reserse Kriminal Polres Aceh Utara di terminal Kota Lhokseumawe, Rabu (19/6/2019) sore. Pasalnya pria ini dilaporkan telah melakukan perbuatan cabul NF (17) seorang pelajar asal Kota Binjai.

Menurut Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian Milyardin melalui Kasat Reskrim Iptu Rezki Kholiddiansyah, perbuatan cabul tersebut terjadi pada (18/6/2019) malam.  Dimana saat itu korban menumpang mobil penumpang yang disopiri oleh pelaku. Korban saat itu dari Kota Binjai dengan tujuan pulang ke rumah orang tuanya ke Pangkalan Susu.

“Pelaku tidak menurunkan korban ditempat tujuannya. Malah membawa korban yang sedang tertidur hingga ke Kota Langsa. Saat tak ada penumpang lain, pelaku kemudian berbuat cabul pada korban,” ujar Iptu Rezki.

Sambung Rezki, perbuatan cabul terhadap korban bahkan dilakukan hingga  2 kali. Tetapi pelaku berdalih akan mengantar korban ke rumahnya, sehingga korban masih terus mengikuti pelaku.

“Hingga menjelang siang, pelaku masih belum mengantar korban ke rumahnya.  Pelaku malah membawa korban hingga ke Kota Lhokseumawe sambil menarik sewa dengan mopennya,” ujar Kasat Reskrim.

Saat mopen berputar arah kembali menuju Medan dan sampai di kawasan Lhoksukon, mopen Jumbo yang disopiri pelaku berjalan pelan saat melewati razia polisi lalulintas.

“Disaat itulah korban membuka pintu mobil dan melompat keluar, sedangkan mobil terus melaju. Korban yang kebingungan lalu mendatangi Polisi yang melakukan razia dan menceritakan apa yang dia alami,” ucap Rezki.

Mendapat laporan tersebut, polisi lalu menindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap pelaku.

“Dalam pemeriksaan, pelaku mengakui perbuatannnya, tersangka dan barang bukti Mopen kini sudah diamankan di Polres Aceh Utara untuk proses hukum. Korban juga sudah didampingi keluarganya untuk kita mintai keterangan,” tutup Iptu Rezki. [red]

- Advertisement -

Komentar
Loading...