Peduli Kesulitan Di Tengah Pandemi – Wabup Aceh Utara Tinjau Pasar Murah di Kecamatan Tanah Luas

LayarSatu, Aceh Utara – Untuk meringankan beban masyarakat di tengah pandemi, Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, melalui Disperindag membuka pasar murah di 9 kecamatan. Kegiatan ini telah berlangsung sejak tanggal 19 hingga 27 Agustus mendatang.

Pelaksanaan pasar murah di wilayah Aceh Utara tersebar di sembilan kecamatan, masing-masing Kecamatan Langkahan pada 19 Agustus, Tanah Jambo Aye 20 Agustus, Seunuddon 21 Agustus, Lhoksukon 22 Agustus, Nibong 23 Agustus,  Tanah Luas 24 Agustus, Syamtalira Aron 25 Agustus, Nisam Antara 26 Agustus, dan Banda Baro 27 Agustus 2021.

“Program ini kita luncurkan untuk meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidup di tengah wabah Covid-19. Di sana nantinya, masyarakat dapat membeli kebutuhan pokok yang harganya telah disubsidi, seperti gula pasir, beras, minyak goreng, tepung terigu dan telur ayam,” kata Plt. Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian Koperasi dan UKM Aceh Utara, Dayan Albar, Selasa (24/8) siang.

Peduli Kesulitan Di Tengah Pandemi – Wabup Aceh Utara Tinjau Pasar Murah di Kecamatan Tanah Luas

Untuk memastikan kegiatan pasar murah berjalan dengan baik, Wakil Bupati Aceh Utara, Fauzi Yusuf, Selasa (24/8) Pagi, meninjau langsung ke lokasi tempat kegiatan itu digelar yaitu di Gampong Rangkaya, Kecamatan Tanah Luas.

“Terimakasih kami kepada Pemerintah Aceh, khususnya kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan, yang telah berinisiatif menggelar pasar murah di Aceh Utara. Kegiatan ini sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari,” kata orang nomor dua di Aceh Utara itu.

Kegiatan seperti ini sangat membantu masyarakat dalam membeli kebutuhan sehari-hari. Selain harganya lebih murah dibanding harga pasar, lokasi pasar murah ini juga diselenggarakan di gampong sehingga masyarakat tidak terkendala dengan akses dan jarakya,” ungkap Fauzi Yusuf di sela-sela meninjau pasar murah di Kecamatan Tanah Luas.

Begitupun, Fauzi mengharapkan kepada masyarakat hendaknya membeli kebutuhan, belilah secukupnya, jangan sampai ada yang memborong. Dengan demikian, semua masyarakat berkesempatan untuk membeli sesuai dengan jatah atau persediaan yang ada.

“Karena ini merupakan barang Sembako yang harganya telah disubsidi oleh pemerintah, jadi kita harapkan mudah-mudahan banyak warga yang berkesempatan untuk membelinya,” harap Fauzi. (fuja)

- Advertisement -

Komentar
Loading...