Bos Bireuen Vision Akhirnya Resmi Ditahan Terkait Korupsi Bantuan Ternak

LayarSatu, Lhokseumawe – Penyidik Satuan Reserse Kriminal Polres Lhokseumawe melakukan penahanan terhadap tersangka ES (43) yang merupakan Direktur CV Bireuen Vision, Rabu (24/7/2019) pukul 23.30 Wib, Hal ini setelah sebelumnya berkas perkara dugaan korupsi pengadaan ternak telah dinyatakan lengkap (P21) oleh Kejaksaan Negeri Lhokseumawe.

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Ari Lasta melalui Kasat Reskrim AKP Indra T Herlambang mengatakan, kalau pihaknya resmi melakukan penahanan terhadap tersangka. Sebelumnya penyidik telah ditetapkan sebagai tersangka dan diamankan.

“Sebelum Kita lakukan penahanan, tersangka ES dilakukan pemeriksaan kesehatan. Ini untuk memastikan kesehatan yang bersangkutan dapat menjalani penahanan,” ujar Indra.

Sementara itu, sebelumnya penyidik Satreskrim Polres Lhokseumawe telah melengkapi berkas perkara korupsi pengadaan ternak dengan nomor, BP/24/III/2019/Reskrim, tanggal 05 Maret 2019. Pada berkas ini polisi telah menetapan tersangka ES (43) yang merupakan direktur CV. BV yang disalurkan melalui Dinas Kelautan Perikanan dan Pertanian Kota Lhokseumawe.

Adapun jumlah anggaran anggaran Rp. 14.505.500.000,- yang bersumber dari APBK Kota Lhokseumawe tahun 2014.  Akibatnya merugikan keuangan negara senilai Rp 8.168.730.000.

Terhadap tersangka Pasal 2 ayat (1), Pasal 3, Pasal 18 ayat (1) huruf a, b, ayat (2), ayat (3) Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana dirubah dalam Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi subsider pasal 55 ayat (1) KUHPidana.

Pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan atau denda paling sedikit Rp. 50.000.000 (lima puluh juta rupiah) dan paling banyak Rp. 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) [red]

- Advertisement -

Komentar
Loading...