Eksepsi Tersangka Korupsi Pengadaan Ternak Pada Sidang Praperadilan Ditolak

LayarSatu, Lhokseumawe –  Sidang praperadilan terhadap Polres Lhokseumawe yang diajukan oleh pemohon yakni Direktur Bireuen Vision berakhir sudah. Pasalanya pada sidang ke empat dengan agenda pembacaan keputusan Praperadilan di Pengadilan Negeri Lhokseumawe, Senin (29/7/2019) pukul 11.30 Wib, Hakim tunggal Muktar, SH, MH menolak eksepsi pemohon.

Seperti diketahui, pemohon mengajukan praperadilan terkait penetapan tersangka dirinya oleh Polres Lhokseumawe. Sidang keempat ini dihadiri oleh  panitera pengganti, Iskandar, SH, serta dari pemohon yakni Tarmizi Yakub, SH dan Khalied Affandi, SH, selaku kuasa hukum tersangka.

Sementara dari pihak termohon hadir, AKP. Ahmad Yani, SE, Iptu Bustani, SH, MH, Penata Tk I Salman Alfarasi, SH, MM, Ipda J. Situmorang, serta Aiptu Madle Tampubolon.

Menurut Kapolres Lhokseumawe melalui Kasat Reskrim, AKP Indra T Herlambang, adapun hasil keputusan praperadilan tersebut, hakim menolak eksepsi (penolakan/keberatan) dari pemohon.

“Artinya, Kapolres Lhokseumawe dkk selaku tergugat, memenangkan Perkara Prapid NO 01/PID PRA/2018, tanggal 19 Juli 2019 di Pengadilan Negeri Lhokseumawe,” terang Indra.

Seperti diketahui, sebelumnya penyidik Polres Lhokseumawe telah menetapkan Edi Saputra selaku Direktur Bireuen Vision sebagai tersangka dalam kasus pengadaan ternak.  Bahkan kini telah dilakukan penahanan terhadap tersangka yang berkas perkara telah dinyatakan lengkap oleh Kejaksaan Negeri Lhokseumawe. [red]

- Advertisement -

Komentar
Loading...